Masyarakat Pesarean Gunung Kawi Menjaga Toleransi Antar umat Beragama

MALANG – Masyarakat di kawasan Pesarean Gunung Kawi, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dikenal memiliki tingkat toleransi umat beragama yang tinggi. Kehidupan sosial warga berlangsung rukun meskipun mereka berasal dari latar belakang agama, kepercayaan, dan budaya yang berbeda. Kondisi ini terlihat dalam aktivitas keseharian masyarakat yang saling menghormati, terutama di lingkungan sekitar kawasan pesarean. Toleransi tersebut telah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi bagian dari identitas sosial warga setempat (5/12/2025).

Tradisi dan kepercayaan lokal masih dijaga dengan kuat oleh masyarakat Pesarean Gunung Kawi sebagai bagian dari kehidupan spiritual dan sosial mereka. Warga memandang nilai-nilai budaya leluhur sebagai pedoman hidup yang berjalan seiring dengan ajaran agama masing-masing. “Nilai-nilai spiritual dan budaya leluhur kami jadikan sebagai pedoman hidup, tanpa mengesampingkan ajaran agama yang dianut setiap individu,” ujar Heru (57), salah satu warga setempat. Menurutnya, sikap saling menghormati menjadi kunci terciptanya keharmonisan di tengah perbedaan.

Toleransi umat beragama juga tercermin dalam berbagai aktivitas sosial masyarakat. Warga kerap terlibat bersama dalam kegiatan keagamaan, adat istiadat, hingga kerja bakti lingkungan tanpa membedakan latar belakang keyakinan. “Sikap saling menghormati sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kami,” kata Tutud (63). Ia menambahkan bahwa kebersamaan tersebut membantu menjaga hubungan sosial tetap harmonis dan menghindari konflik di lingkungan masyarakat.

Kepercayaan terhadap tokoh leluhur seperti Eyang Djoego dan Eyang Soedjo juga masih dijunjung tinggi oleh warga sebagai simbol kearifan lokal. “Kepercayaan kepada tokoh leluhur bukan hanya soal spiritual, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan sosial Masyarakat Pesarean Gunung Kawi,” ujar Nisa (34). Menurutnya, nilai-nilai tersebut berperan penting dalam menanamkan sikap saling menghargai dan menjaga keharmonisan lingkungan sekitar pesarean.

Masyarakat Pesarean Gunung Kawi menilai bahwa pelestarian budaya leluhur merupakan warisan penting yang harus dijaga bersama. Dukungan warga terhadap nilai toleransi terlihat dari konsistensi mereka dalam menjaga kebersamaan di tengah keberagaman. Dengan menjunjung tinggi sikap saling menghormati, kehidupan sosial di kawasan Gunung Kawi tetap berlangsung damai dan harmonis hingga saat ini. (Faishol/HMJF)

Naskah ini merupakan karya pameran pasca diksar XXXVII HMJF yang telah di sunting kembali untuk kebutuhan laman resmi hmjf.

About the Author: hmjfunikama

HMJF merupakan salah satu UKM yang ada di Universitas Kanjuruhan Malang. Berdiri sejak 10 Juni 1989. HMJF berkecimpung dibidang Fotografi dan Jurnalistik. Sebuah tempat untuk membentuk karkater, kepribadian dan pengembangan bakat, minat, serta kreativitas.

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *