Wisata Religi dan Budaya Pesarean Gunung Kawi Berhasil Menarik Perhatian Pengunjung

Ciamsi, salah satu bangunan yang merupakan bagian dari kelenteng di kawasan Pesarean Gunung Kawi, Kabupaten Malang, sebagai salah satu pusat ibadah yang dikunjungi peziarah dari berbagai daerah, karena dikenal sebagai destinasi wisata religi dan budaya, dengan aktivitas ibadah berlangsung di dalam area bangunan.

MALANG — Kunjungan peziarah dan wisatawan ke Pesarean Gunung Kawi, Kabupaten Malang, meningkat pada Jumat (05/12/2025). Mereka datang untuk beribadah dan berziarah, sekaligus menikmati suasana religi dan budaya yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pengunjung terlihat memadati sejumlah titik, mulai dari area kelenteng, jalur peziarahan, hingga lapak pedagang bunga dan jajanan lokal. Selain beribadah, banyak pengunjung memanfaatkan kunjungan mereka untuk menikmati keindahan alam pegunungan dan suasana yang tenang.

Menurut Widya (27), salah satu admin Pesarean Gunung Kawi, lonjakan pengunjung biasanya terjadi pada waktu-waktu tertentu. “Biasanya ramai pada malam Senin Pahing dan malam Jumat Legi. Pada hari-hari tersebut, pengunjung yang datang untuk beribadah jumlahnya lebih banyak dibandingkan hari biasa,” ujarnya.

Hal serupa diungkapkan oleh Mery (36), pengunjung asal Surabaya. Ia mengaku rutin datang ke Pesarean Gunung Kawi untuk beribadah. “ Saya datang ke sini satu bulan sekali, biasanya saat malam Jumat Legi. Suasananya adem, tenang, dan warga sekitar juga ramah,” ungkapnya.

Dari sisi warga sekitar, Wati (43), pedagang bunga di area pesarean, mengatakan bahwa banyak pengunjung berasal dari luar daerah. “ Banyak

pengunjung dari luar daerah yang datang untuk beribadah karena di sini semua agama diperbolehkan beribadah,” tuturnya.

Meski kerap dikaitkan dengan kisah-kisah mistis, Pesarean Gunung Kawi tetap menjadi daya tarik wisata religi dan budaya. Daya tarik tersebut didukung oleh perpaduan nilai sejarah, toleransi beragama, serta suasana damai yang dirasakan para pengunjung. Dengan keindahan alam pegunungan, nilai sejarah yang kuat, serta fungsi religi yang masih terjaga, Pesarean Gunung Kawi terus mempertahankan perannya sebagai ikon wisata religi dan budaya di Kabupaten Malang. (Neri/HMJF)

Naskah ini merupakan karya pameran pasca diksar XXXVII HMJF yang telah di sunting kembali untuk kebutuhan laman resmi hmjf.

About the Author: hmjfunikama

HMJF merupakan salah satu UKM yang ada di Universitas Kanjuruhan Malang. Berdiri sejak 10 Juni 1989. HMJF berkecimpung dibidang Fotografi dan Jurnalistik. Sebuah tempat untuk membentuk karkater, kepribadian dan pengembangan bakat, minat, serta kreativitas.

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *