{"id":2528,"date":"2017-11-18T08:04:13","date_gmt":"2017-11-18T01:04:13","guid":{"rendered":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/?p=2528"},"modified":"2017-12-28T08:06:14","modified_gmt":"2017-12-28T01:06:14","slug":"ciam-si-sebagai-sumber-ramalan-alief-ceritoku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/?p=2528&lang=id","title":{"rendered":"Ciam Si Sebagai Sumber Ramalan &#8211; Alief &#8220;Ceritoku&#8221;"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><strong>Ciam<\/strong><strong> S<\/strong><strong>i Sebagai Sumber Ramalan<\/strong><\/p>\n<p>Pasarehan gunung Kawi yang berada tepat di desa Wonosari kabupaten Malang selalu dikunjungi para wisatawan setiap hari. Tempat yang didirikkan pada tahun 1871 ini sering dijadikan tempat wisata religi. Pengunjung yang kesini biasa menyempatkan waktu untuk mendatangi Ciamsi yang dipercaya sebagai tempat ramalan (13\/10)<\/p>\n<div id=\"attachment_2497\" style=\"width: 389px\" class=\"wp-caption alignright\"><a href=\"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/31\/2017\/12\/alief.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-2497\" class=\" wp-image-2497\" src=\"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/31\/2017\/12\/alief-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"379\" height=\"284\" srcset=\"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/31\/2017\/12\/alief-300x225.jpg 300w, https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/31\/2017\/12\/alief.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 379px) 100vw, 379px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-2497\" class=\"wp-caption-text\">Foto By Alif\/HMJF<\/p><\/div>\n<p>\u201cCiam Si yang biasa disebut dengan ramalan nasib ini didirikan oleh Kyai Tamyam dan merupakan orang pertama yang berkunjung ke gunung Kawi,\u201d ujar Sukiranto (72) Karyawan Pesarehan. Di Ciamsi masyarakat dapat menanyakan ramalan tentang berbagai hal seperti petunjuk tentang rezeki, jodoh, usaha, dan lain-lain. Tempat ini dibuka untuk umum, tidak membeda-bedakan agama, suku, dan ras. \u00a0Disini juga dijaga oleh empat orang penjaga yang nantinya bergantian sesuai jadwal masing-masing. \u201cTempat ini dibuka setiap hari hanya saja ramai pada hari tertentu saja seperti hari jum\u2019at legi dah Hari Raya,\u201d ujar Solihin (49) salah satu penjaga Ciamsi.<\/p>\n<p>Solihin (49) penjaga Ciam Si juga menjelaskan bahwa ramalan dilakukan dengan cara berdoa menurut keyakinan masing-masing kemudian \u00a0mengocok satu biting (lidi) hingga keluar satu lidi yang berisikan angka. Setelah itu lidi tersebut akan ditukar dengan kertas yang berisi angka dan syair sesuai dengan angka yang tertera pada lidi. Angka pada kertas tersebut akan dicocokan pada buku panduan yang berisi ramalan. Pengunjung juga boleh meminta penjelasan dari juru kunci tentang syair yang terdapat dalam buku itu.<\/p>\n<p>Ramalan di Ciamsi ini dipercaya bisa berlaku selama enam bulan untuk satu orang. Pengunjung yang datang ke Ciamsi tidak lupa menyiramkan minyak goreng pada wadah, agar penerangan tetap hidup. Setiap orang yang datang kesini \u00a0juga tidak dikenakan tarif untuk masuk. Mereka hanya memberikan uang sukarela secara sukarela. Banyak orang yang mempercayai Ciamsi sebagai pusat ramalan. \u201cSaya percaya tentang ramalan Ciamsi ini karena saya telah membuktikan ramalan dan kejadian memang benar terjadi,\u201d ujar Sukiranto (72) selaku karyawan pesarehan.<\/p>\n<p>Susiati (59) sebagai pedagang makanan mengatakan bahwa selain menjadi tempat wisata religi, Ciamsi juga membawa keuntungan bagi para penduduk sekitar. Masyarakat setempat memanfaatkannya sebagai sumber penghasilan dengan berjualan berbagai macam souvenir, bunga, dan makanan. Ibu satu orang anak ini juga berharap semoga Ciamsi di pesarehan selalu padat dikunjungi oleh para wisatawan. <strong>(<\/strong><strong>A<\/strong><strong>lief<\/strong><strong>_<\/strong><strong>HMJF)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ciam Si Sebagai Sumber Ramalan Pasarehan gunung Kawi yang berada tepat di desa Wonosari kabupaten Malang selalu dikunjungi para wisatawan setiap hari. Tempat yang didirikkan pada tahun 1871 ini sering dijadikan tempat wisata religi. Pengunjung yang kesini biasa menyempatkan waktu untuk mendatangi Ciamsi yang dipercaya sebagai tempat ramalan (13\/10) \u201cCiam Si yang biasa disebut dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":2499,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10,2],"tags":[],"class_list":["post-2528","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-jurnalistik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2528","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2528"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2528\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2529,"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2528\/revisions\/2529"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2499"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2528"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2528"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2528"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}