{"id":359,"date":"2015-06-09T22:53:49","date_gmt":"2015-06-09T15:53:49","guid":{"rendered":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/?p=359"},"modified":"2015-06-09T22:53:49","modified_gmt":"2015-06-09T15:53:49","slug":"manfaat-buah-jeruk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/?p=359&lang=id","title":{"rendered":"Manfaat Buah Jeruk"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><strong>Manfaat Buah Jeruk<\/strong><\/p>\n<div id=\"attachment_360\" style=\"width: 310px\" class=\"wp-caption alignright\"><a href=\"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/31\/2015\/06\/Manfaat-Buah-Jeruk.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-360\" class=\"size-medium wp-image-360\" src=\"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/31\/2015\/06\/Manfaat-Buah-Jeruk-300x228.jpg\" alt=\"courtesy google\" width=\"300\" height=\"228\" srcset=\"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/31\/2015\/06\/Manfaat-Buah-Jeruk-300x228.jpg 300w, https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/31\/2015\/06\/Manfaat-Buah-Jeruk.jpg 500w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-360\" class=\"wp-caption-text\">courtesy google<\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify\">Jeruk merupakan buah yang sudah tidak asing dalam kehidupan sehari-hari, karena sudah tersedia di pasar buah, supermarket atau tempat yang lain. Buah ini dikenal sebagai buah yang segar, sumber vitamin C, dan mengandung banyak serat yang berguna bagi kestabilan tubuh. Seperti yang dilansir dari merdeka.com, jeruk mempunyai beberapa manfaat diantaranya adalah:<br \/>\n<strong>1. Mencegah kanker<\/strong><br \/>\nJeruk kaya akan limonoid yang sudah terbukti mampu mencegah penyakit kanker kulit, paru-paru, payudara, lambung, dan usus besar.<br \/>\n<strong>2. Menurunkan kolesterol<\/strong><br \/>\nMeskipun mengandung banyak air, jeruk ternyata juga kaya serat yang membantu tubuh menurunkan kolesterol.<br \/>\n<strong>3. Menjaga kesehatan jantung<\/strong><br \/>\nKandungan kalium dalam buah jeruk berperan dalam menjaga detak jantung agar tetap seimbang. Sehingga makan jeruk juga mampu mencegah penyakit kardiak aritmia (detak jantung tidak teratur).<br \/>\n<strong>4. Menangkal penyakit<\/strong><br \/>\nKarena kaya akan vitamin C, makan jeruk bisa melindungi sel dari serangan radikal bebas. Sehingga berbagai macam penyakit mampu ditangkal oleh buah ini.<br \/>\n<strong>5. Mengatasi sembelit<\/strong><br \/>\nSerat dalam buah jeruk bukan cuma ampuh menurunkan kolesterol, tetapi juga mengatasi sembelit dan masalah susah buang air besar.<br \/>\n<strong>6. Menyehatkan mata<\/strong><br \/>\nKomponen carotenoid pada buah jeruk yang diubah menjadi vitamin A bersifat seperti wortel. Jika dikonsumsi, kesehatan mata akan tetap terjaga.<br \/>\n<strong>7. Mengontrol tekanan darah<\/strong><br \/>\nAda flavonoid yang terkandung dalam buah jeruk. Fungsinya adalah mengontrol tekanan darah agar tetap stabil.<br \/>\n<strong>8. Melindungi kulit<\/strong><br \/>\nBeta-carotene pada buah jeruk adalah antioksidan kuat yang melindungi sel dari kerusakan. Selain itu, senyawa tersebut juga melindungi kulit dari tanda penuaan.<br \/>\n<strong>9. Menetralkan keasaman tubuh<\/strong><br \/>\nMeskipun jeruk bersifat asam sebelum dikonsumsi, ternyata buah yang satu ini punya khasiat menyeimbangkan kadar keasaman dalam tubuh.<br \/>\n<strong>10. Karbohidrat sehat<\/strong><br \/>\nSama seperti buah lain yang mengandung gula, keistimewaan buah jeruk adalah kadar glikemik indeks di dalamnya yang hanya berjumlah empat puluh. Jumlah tersebut tergolong rendah, sehingga jeruk termasuk sumber karbohidrat sehat yang tak akan meningkatkan berat badan atau kadar gula darah.<br \/>\nSelain daging buah, ternyata kulitnya juga bermanfaat. Di dalam kulit jeruk terdapat kandungan minyak atsiri. Apakah minyak astiri itu ? minyak astiri adalah zat berbau yang terkandung dalam tanaman. Minyak ini disebut juga minyak menguap (volatile oil), minyak eteris (ethereal oil), atau minyak esensial (essential oil).<br \/>\nDikutip dari http:\/\/alurkecil.blogspot.com, minyak atsiri paling umum digunakan sebagai pengusir stress. Penggunaan yang teratur dapat memberikan rasa tenang dan nyaman. Dengan aromanya yang unik, itu bisa langsung menyentuh fikiran dan jiwa kita, melemaskan syaraf, dan yang terpenting dapat menghilangkan stress. Minyak tersebut merupakan obat yang paling mujarab dalam kasus dermatitis (radang kulit) dan depresi, Selain itu, minyak atsiri atau minyak nilam juga dapat mencegah timbulnya bau badan. Oleh sebab itu banyak digunakan sebagai bahan deodorant.<br \/>\nTidak banyak yang mempercayai hal ini, tapi kenyataannya minyak atsiri dapat melindungi rumah dari serangga, karena kandungan sifat insektisida yang tidak disukai dan dapat membunuh serangga dengan cara disemprotkan atau diuapkan.<br \/>\nAlangkah nikmatnya hidup ini, karena Tuhan telah menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi manusia.<strong>(Ari Hmjf)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manfaat Buah Jeruk Jeruk merupakan buah yang sudah tidak asing dalam kehidupan sehari-hari, karena sudah tersedia di pasar buah, supermarket atau tempat yang lain. Buah ini dikenal sebagai buah yang segar, sumber vitamin C, dan mengandung banyak serat yang berguna bagi kestabilan tubuh. Seperti yang dilansir dari merdeka.com, jeruk mempunyai beberapa manfaat diantaranya adalah: 1. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":360,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,2],"tags":[],"class_list":["post-359","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-jurnalistik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/359","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=359"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/359\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":361,"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/359\/revisions\/361"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/360"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=359"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=359"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=359"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}