{"id":3664,"date":"2026-06-24T17:54:36","date_gmt":"2026-06-24T10:54:36","guid":{"rendered":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/?p=3664"},"modified":"2026-06-24T17:54:37","modified_gmt":"2026-06-24T10:54:37","slug":"harus-antar-90-paket-per-hari-kurir-terjebak-durasi-ketat-sistem-aplikasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/?p=3664&lang=id","title":{"rendered":"Harus Antar 90 Paket per Hari, Kurir Terjebak Durasi Ketat Sistem Aplikasi"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/31\/2026\/06\/DSC_6270-scaled.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" data-id=\"3665\" src=\"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/31\/2026\/06\/DSC_6270-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3665\" srcset=\"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/31\/2026\/06\/DSC_6270-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/31\/2026\/06\/DSC_6270-300x200.jpg 300w, https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/31\/2026\/06\/DSC_6270-768x512.jpg 768w, https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/31\/2026\/06\/DSC_6270-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/31\/2026\/06\/DSC_6270-2048x1365.jpg 2048w, https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/31\/2026\/06\/DSC_6270-1140x760.jpg 1140w, https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/31\/2026\/06\/DSC_6270-570x380.jpg 570w, https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/31\/2026\/06\/DSC_6270-380x254.jpg 380w, https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/31\/2026\/06\/DSC_6270-285x190.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p>Mukmin Dani Pradana (20) menyortir paket sebelum pengiriman di Kota Malang, Sabtu (30\/05\/2026). Proses routing dilakukan untuk memastikan paket dikirim sesuai urutan sistem. <strong>(Raffael\/HMJF)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Malang<\/strong> \u2014 Menghabiskan waktu hingga satu setengah jam hanya untuk mencocokkan data aplikasi, lalu menyusuri jalanan demi mengantar 80 hingga 90 paket setiap harinya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah realitas tekanan kerja yang harus dihadapi oleh kurir pengiriman paket <em>online<\/em> di Kota Malang.<\/p>\n\n\n\n<p>Di bawah bayang-bayang batas waktu yang ketat, mereka terikat oleh sistem urutan digital yang kaku dan tidak bisa diantar secara acak, memaksa para pekerja lapangan ini berkejaran dengan waktu demi mengejar target distribusi harian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Mukmin (20), kurir Shopee <em>Express<\/em> di wilayah Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, telah merasakan beratnya ritme kerja ini selama delapan bulan terakhir.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menjelaskan bahwa setiap pagi, tekanan itu sudah dimulai di kantor lewat proses <em>routing<\/em> atau pengurutan paket.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau paket tidak di-<em>routing<\/em> dulu di kantor, kami bakal kesulitan di jalan karena alamatnya bisa acak-acakan. Jadi semua harus rapi sesuai alur sistem sebelum dimuat ke motor,\u201d jelas Mukmin, Sabtu (30\/05\/2026).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Beban kerja tersebut kian nyata saat Mukmin harus memilah puluhan paket tersebut satu per satu sebelum motornya bisa melaju ke jalanan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Proses sinkronisasi manual dengan data di aplikasi mutlak dilakukan agar tidak terjadi kesalahan kirim, \u201cSetiap pagi kami harus memilah puluhan paket ini satu per satu. Proses mencocokkan data ke aplikasi ini cukup memakan waktu lama sebelum kami benar-benar bisa jalan ke area pengiriman,\u201d ungkap Mukmin.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Mukmin mengatakan berbagai kendala sering muncul saat proses pengiriman. Tantangan mulai dari penerima yang tidak ada di rumah, alamat yang minim petunjuk, nomor telepon yang tidak dapat dihubungi, hingga kendala mesin kendaraan menjadi santapan sehari-hari.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tekanan ini akan berlipat ganda saat terjadi lonjakan barang pada momen <em>event<\/em> bulanan seperti Shopee 6.6 maupun bulan Ramadhan, yang kerap menyisakan tumpukan paket untuk dilanjutkan keesokan harinya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Situasi kian diperparah jika jumlah rekan kerja yang bertugas berkurang akibat cuti atau sakit, yang otomatis melimpahkan beban paket ekstra ke pundak kurir yang tersisa hingga memaksa mereka bekerja sampai larut malam.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Di tengah himpitan sistem aplikasi dan ketidaktahuan konsumen yang sering mendesak agar paketnya didahulukan, Mukmin hanya bisa pasrah sekaligus berharap.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPelanggan belum banyak tahu kalau paket memiliki urutan dan durasi pengirimannya masing-masing, jadi tidak bisa seenaknya meminta paket didahulukan,\u201d ujarnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ia berharap ke depannya pihak manajemen dapat memberikan kelonggaran waktu saat terjadi lonjakan barang, serta masyarakat bisa lebih memahami dan menghargai prosedur kerja kurir yang sepenuhnya dikendalikan oleh sistem aplikasi. <strong>Raffael\/HMJF&nbsp;<\/strong><br><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mukmin Dani Pradana (20) menyortir paket sebelum pengiriman di Kota Malang, Sabtu (30\/05\/2026). Proses routing dilakukan untuk memastikan paket dikirim sesuai urutan sistem. (Raffael\/HMJF) Malang \u2014 Menghabiskan waktu hingga satu setengah jam hanya untuk mencocokkan data aplikasi, lalu menyusuri jalanan demi mengantar 80 hingga 90 paket setiap harinya.&nbsp; Itulah realitas tekanan kerja yang harus dihadapi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,10,2],"tags":[],"class_list":["post-3664","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","category-berita","category-jurnalistik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3664","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3664"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3664\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3666,"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3664\/revisions\/3666"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3664"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3664"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hmjf.unikama.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3664"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}