Cafe Golekan Malang, Tempat Nongkrong dengan Ribuan Boneka dari Berbagai Negara

Ribuan boneka milik Lusiana Febriani menghiasi setiap sudut Cafe Golekan di Jalan Bunga Kecilung No. 28, Lowokwaru, Kota Malang. Koleksi boneka dari berbagai negara ini menjadi daya tarik utama kafe yang menghadirkan nuansa galeri penuh kenangan. (Salsa/HMJF)

MALANG – Setiap langkah di Jalan Bunga Kecilung No. 28, Lowokwaru, membawa pengunjung pada suasana yang tak biasa. 

Di balik pintu kaca Cafe Golekan, ribuan boneka dari berbagai negara berdiri rapi, seolah menyambut setiap tamu dengan senyum yang membeku dalam waktu.

Sejak pagi, cahaya matahari menembus jendela, memantul di wajah-wajah boneka yang berjejer di rak kaca dan meja kayu. 

Ada yang mengenakan kimono, ada pula yang bergaun renda klasik semuanya menghadirkan kesan hangat sekaligus misterius.

Pemilik Cafe, Lusiana Febriani, atau akrab disapa Lucy, sibuk menata koleksi kesayangannya. “Saya ingin mematahkan stigma bahwa boneka itu menyeramkan,” ujarnya sambil mengelus salah satu boneka tua. 

“Di sini, pengunjung bisa melihat sisi indah dan unik dari boneka, bahkan ada yang berusia puluhan tahun,” tambahnya.

Suara cangkir beradu pelan dengan tawa pengunjung. 

Seorang mahasiswa, Rani, mengaku awalnya sempat merasa aneh dan merinding, tapi lama-lama terasa nyaman katanya. “Nongkrong disini jadi nostalgia di masa kecil”

Selain koleksi boneka yang memikat, Cafe Golekan juga menghadirkan menu dengan cita rasa nostalgia, Nasi Goreng Jadul, Tahu Krispi, dan Wedhang Jahe Hangat yang disajikan dengan harga bersahabat. 

Aroma jahe dan kopi berpadu dengan kenangan masa kecil, menjadikan tempat ini favorit bagi mahasiswa, keluarga, hingga wisatawan.

Kini, lebih dari sekadar tempat makan, Cafe Golekan menjadi ruang budaya yang memadukan seni, kenangan, dan cerita dari ribuan boneka. 

Di antara hiruk-pikuk Kota Malang, kafe ini berdiri sebagai simbol kreativitas dan kehangatan yang tak lekang oleh waktu. Salsa/HMJF

About the Author: hmjfunikama

HMJF merupakan salah satu UKM yang ada di Universitas Kanjuruhan Malang. Berdiri sejak 10 Juni 1989. HMJF berkecimpung dibidang Fotografi dan Jurnalistik. Sebuah tempat untuk membentuk karkater, kepribadian dan pengembangan bakat, minat, serta kreativitas.

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *